Thursday, August 17, 2017

MEMILIH BAHAN UNTUK KUSEN DAN DAUN PINTU

Kusen sangat di butuhkan dalam rumah karena berfungsi sebangai penghubung antar ruangan , jadi sebagai jalan masuk antara ruangan yang satu ke ruangan yang lain , bisa juga sebagai jalan masuk untuk menuju ruangan tertentu.
coba seandainnya rumah tanpa pintu hhhhhhmmmmm ...mungkin jadinya spitank .
juga daun pintu yang berfungsi sebagai penutup yang di buka secara dinamis , sesuai kebutuhan yaitu ketika mau mau rumah juga untuk keluar rumah. 
selain berfungsi sebagai jalan masuk biasa juga di tambahkan berbagai pengaman seperti teralis besi , terkadang banyak orang yang jahil sehinnga bia di beri teralis membuat aman , katanya sih . 
tapi kalau menurut saya biar aman yang jangan bikin rumah mewah - mewah , jangan kaya -kaya jadi maling malas masuk ke rumah anda ... 







Dari sekian banyak kusen dan daun pintu saya akan jelaskan kelebihan dan kekurangan dari bahan - bahan tersebut .

1. KUSEN KAYU .
  kekayaan hutan kita yang berlimbah membuat potensi untuk para tukang dahulu untuk membuat kusen dari kayu . memiliki bahan yang alami dan ramah lingkungan  . memiliki unsur seni yang tinggi. memiliki kualitas yang bisa apabila memakai kayu yang tua , tetapi sangat mudah terbakar karena memiliki unsur kayu. 

 

untuk kayu yang berkualitas harus merogoh kocek yang tinggi , apalagi kalau memimilih model yang elegan seperti model kupu tarung yang setengah lingkaran . karena harus membuat kayu jadi setengah lingkaran . 
 untuk membuat dengan kualitas yang sederhana dengan bahan yang biasa banyak penyedia kusen jenis ini di material atau workshop kusen kayu.  tapi dengan kekurangan cepat kena rayap atau lainnya .

2. KUSEN ALUMUNIUM . 
  
 bekembang zaman berkembang pula di ranah rumah , yang memakai barang material yang modern yaitu kusen alumunium . memiliki kadar alumunium yang tinggi sehingga disebut kusen alumunium yang mempunyai kelebihan tahan karat , minimalis dan modern . 
tapi memiliki kekurangan ketika ingin memakai kusen jenis ini harus ada cor'an / slup diatas kusen alumunium sebagai penahan tekanan batu batu . karena kusen alumunium tidak memiliki kekerasaan,jadi tidak seperti kusen kayu yang memiliki kekerasaan yang bagus , biasanya di pasang ketika tembok sudah di plester atau di lepah . karena apabila di pasang ketika memasang bata akan susah . material jenis ini sudah coating / cat jadi anda tidak usah mengecatnya.



3.KUSEN BESI . 

kusen jenis ini terbuat dari besi kotak dengan ukuran sesuai keinginan biasanya di buat untuk area sekolahan , gudang  dan lainnya , memiliki ketahanan yang sangat bagus . biasanya di buat di tukang las karena sebagai menggunakan media las sebagai penyambung . sangat tidak pas apabila di pasang di permahan minimalis , 
 untuk pengecatan warna dapat di pilih sesuai keinginan anda , tahan pengecatan bisa menggunakan kuas atau spray .



4. KUSEN BETON 

 untuk bahan jenis ini adalah media percampuran antara coral , pasir , seman serta cairan penguat . yang di cetak menggunakan cetakan kusen , cetakan biasanya menggunakan plat besi . 
untuk jenis ini belum familiar karena boleh dikatakan kusen beton baru - baru ini diciptakan . mungkin melihat jalan raya yang banyak di cor beton jadi terisnpirasi wkwkwkwkwkw. 
untuk jenis perlu tahapan pengacian agar mendapakan kusen yang halus serta rapi . 
 sangat memiliki kekerasan yang baik serta ketahanan terhadap api membuat saya menganjurkan kusen jenis ini.

Wednesday, August 16, 2017

8 BAHAN UNTUK DINDING YANG KUAT


Menurut wikipedia  dinding adalah suatu struktur padat yang membatasi dan kadang melindungi suatu area. Umumnya, dinding membatasi suatu bangunan dan menyokong struktur lainnya, membatasi ruang dalam bangunan menjadi ruangan-ruangan, atau melindungi atau membatasi suatu ruang di alam terbuka. Tiga jenis utama dinding struktural adalah dinding bangunan, dinding pembatas (boundary), serta dinding penahan (retaining). 



pada zaman dahulu bahan untuk dinding yang kuat hanya menggunakan tanah untuk menempelkan bahan dinding yaitu batu batu , atau batu kali yang sudah di belah yang sudah dicampuri cairan penguat 
seperti contoh rumah kakeh saya dulu hanya menggunakan pasir yang di campur tanah dan bubuk kapur untuk perekat antara batu batu juga sebagai bahan lapisan (lepahan).
semakin kemajuan zaman berkembang bahan untuk dinding yang kuat semakin berganti .

 Bahan untuk dinding : 

1. BATU BATA
   batu bata merupakan bahan yang familiar untuk membuat dinding , terbuat dari tanah kemudian di cetak kemudian di bakar , media ini sangat bagus untuk bangunan rumah .
sekarang juga tersedia batu bata press yang menghasilkan tampilan yang persisi , rapi dan mulus , sehingga menampilkan tampilan yang bagus walaupun tidak dilepah atau diplester




2. BATAKO
  batako merupakan percampuran antara pasir dan semen yang di cetak dengan tekanan tinggi. 
bahan ini tidak kuat karena tidak padat , batako memiliki ruang kosong ditengahnya , sehingga tidak banyak yang menggunakan bahan ini untuk dinding rumah. biasanya digunakan untuk kontrakan karena memiliki harga yang murah 





3. HEBEL / BATA RINGAN 
  
Hebel merupakan material untuk pembuat dinding modern karena di buat dengan dipabrik menggunakan mesin canggih serta bahan - bahan kimia, memiliki kualitas yang bagus serta memiliki ketahanan api yang sangat baik, kekurangan hebel atau celcon apabila mau di lepah harus di plester tipisan terlebih dahulu jadi harus dua kali tahapan pelepahan , tidak seperti material batu bata atau batako yang memerlukan satu tahapan dalam pelepahan, 
memiliki ukuran yang besar di bandingkan bata . panjangnya kisaran 60 cm dan tinggi 25 cm.





4. BATATON
  Bataton terbuat dari campuran semen, agregat, pasir, kerikil, air dan bahan khusus lain. Bahan-bahan ini dicetak dalam berbagai bentuk yang kemudian disebuat sebagai bataton. Bentuk-bentuk bataton ini menyisakan rongga pada bagian dalamnya. Rongganya bisa diisi baja untuk tiang kolom, juga bisa sebagai jalur pipa air dan kabel listrik.
hampir mirip dengan batoko yang memiliki ruang kosong di tengahnya .




5.BETON .
 beton juga sangat baik untuk dinding , karena memiliki kekerasan yang tinggi , biasanya di gunakan untuk ruangan penyimpanan uang sehingga sangat aman dari perampok. 
seperti halnya beton biasa dinding beton dibuat dengan ranjangan besi kemudian di beri cairan beton 



6. PARTISI 
 Dinding partisi biasa menggunakan material plafond gypsum untuk skala perkantoran , tapi untuk skala biasa kadang menggunakan tripek . biasanya untuk dinding dalam ruangan , karena menggunakan bahan yang rapuh jadi sangan tidak bagus kalau di gunakan untuk dinding bagian luar 


7. ANYAMAN BAMBU
Dinding anyaman bambu merupakan dinding zaman dulu , terbuat dari bambu yang di belah kemudian dianyam , sekarang hanya sebagai hiasan untuk skala rumah klasik . material ini sangat ramah lingkungan , juga terlihat klasik dan mempunyai unsur pedesaan yang kuat.




8. KAYU 
 kayu juga dapat di buat dinding rumah , bagi yang memiliki lahan kayu yang bagus , juga untuk daerah yang susah untuk mendapatkan material dinding seperti daerah pinggir hutan , bahan ini biasa digunakan karena mudah dan ramah lingkungan . 
tapi bagi yang memiliki jiwa seni banyak yang membuat dinding kayu hanya untuk hiasan atau kesan klasik. 

                
itulah material atau bahan unruk pembuat dinding , bagi yang mencari informasi akan mendirikan rumah semoga bisa memberikan informasi bagi anda .