Menurut wikipedia dinding adalah suatu struktur padat yang membatasi dan kadang melindungi suatu area. Umumnya, dinding membatasi suatu bangunan dan menyokong struktur lainnya, membatasi ruang dalam bangunan menjadi ruangan-ruangan, atau melindungi atau membatasi suatu ruang di alam terbuka. Tiga jenis utama dinding struktural adalah dinding bangunan, dinding pembatas (boundary), serta dinding penahan (retaining).
pada zaman dahulu bahan untuk dinding yang kuat hanya menggunakan tanah untuk menempelkan bahan dinding yaitu batu batu , atau batu kali yang sudah di belah yang sudah dicampuri cairan penguat
seperti contoh rumah kakeh saya dulu hanya menggunakan pasir yang di campur tanah dan bubuk kapur untuk perekat antara batu batu juga sebagai bahan lapisan (lepahan).
semakin kemajuan zaman berkembang bahan untuk dinding yang kuat semakin berganti .
Bahan untuk dinding :
1. BATU BATA
batu bata merupakan bahan yang familiar untuk membuat dinding , terbuat dari tanah kemudian di cetak kemudian di bakar , media ini sangat bagus untuk bangunan rumah .
sekarang juga tersedia batu bata press yang menghasilkan tampilan yang persisi , rapi dan mulus , sehingga menampilkan tampilan yang bagus walaupun tidak dilepah atau diplester
2. BATAKO
batako merupakan percampuran antara pasir dan semen yang di cetak dengan tekanan tinggi.
bahan ini tidak kuat karena tidak padat , batako memiliki ruang kosong ditengahnya , sehingga tidak banyak yang menggunakan bahan ini untuk dinding rumah. biasanya digunakan untuk kontrakan karena memiliki harga yang murah
3. HEBEL / BATA RINGAN
Hebel merupakan material untuk pembuat dinding modern karena di buat dengan dipabrik menggunakan mesin canggih serta bahan - bahan kimia, memiliki kualitas yang bagus serta memiliki ketahanan api yang sangat baik, kekurangan hebel atau celcon apabila mau di lepah harus di plester tipisan terlebih dahulu jadi harus dua kali tahapan pelepahan , tidak seperti material batu bata atau batako yang memerlukan satu tahapan dalam pelepahan,
memiliki ukuran yang besar di bandingkan bata . panjangnya kisaran 60 cm dan tinggi 25 cm.
4. BATATON
Bataton terbuat dari campuran semen, agregat, pasir, kerikil, air dan bahan khusus lain. Bahan-bahan ini dicetak dalam berbagai bentuk yang kemudian disebuat sebagai bataton. Bentuk-bentuk bataton ini menyisakan rongga pada bagian dalamnya. Rongganya bisa diisi baja untuk tiang kolom, juga bisa sebagai jalur pipa air dan kabel listrik.
hampir mirip dengan batoko yang memiliki ruang kosong di tengahnya .
5.BETON .
beton juga sangat baik untuk dinding , karena memiliki kekerasan yang tinggi , biasanya di gunakan untuk ruangan penyimpanan uang sehingga sangat aman dari perampok.
seperti halnya beton biasa dinding beton dibuat dengan ranjangan besi kemudian di beri cairan beton
6. PARTISI
Dinding partisi biasa menggunakan material plafond gypsum untuk skala perkantoran , tapi untuk skala biasa kadang menggunakan tripek . biasanya untuk dinding dalam ruangan , karena menggunakan bahan yang rapuh jadi sangan tidak bagus kalau di gunakan untuk dinding bagian luar
7. ANYAMAN BAMBU
Dinding anyaman bambu merupakan dinding zaman dulu , terbuat dari bambu yang di belah kemudian dianyam , sekarang hanya sebagai hiasan untuk skala rumah klasik . material ini sangat ramah lingkungan , juga terlihat klasik dan mempunyai unsur pedesaan yang kuat.
8. KAYU
kayu juga dapat di buat dinding rumah , bagi yang memiliki lahan kayu yang bagus , juga untuk daerah yang susah untuk mendapatkan material dinding seperti daerah pinggir hutan , bahan ini biasa digunakan karena mudah dan ramah lingkungan .
tapi bagi yang memiliki jiwa seni banyak yang membuat dinding kayu hanya untuk hiasan atau kesan klasik.
itulah material atau bahan unruk pembuat dinding , bagi yang mencari informasi akan mendirikan rumah semoga bisa memberikan informasi bagi anda .









No comments:
Post a Comment