Dari
masing-masing jenis pekerjaan , cara perhitungan volumenya berbeda tergantung
bentuknya , memang rumus dasar yang digunakan tetap sama , yaitu rumus
matematika , seperti luas , keliling dan volume . untuk volume satuan dihitung
dengan buah atau unit yang terdiri dari rangkaian material yang sudah menjadi satu
kesatuan . contohnya panel listrik , meja dapur dan meja cuci.
1.
Pekerjaan
persiapan , galian dan urungan
a.
Pembersihan site atau lokasi tanah
Cara menghitung volume
V = P X L
Contoh volume tanah
Panjang 20 meter
Lebar 8 meter
Maka volumenya
V = P X L
= 20 X 8
= 160 m2
Jadi volumenya 160 m2
b.
Pengukuran dan pemasangan bouwplank
Cara menghitung volume untuk lokasi kosong
V = (P + 2 ) X 2 + (L + 2) X 2
Contoh :
Panjang 20 meter
Lebar 8 meter
V = (P + 2 ) X 2 + (L + 2) X 2
= ( 20 +2) X 2 + (8 +2 ) X 2
= (22) X 2 + ( 10) X 2
= 44 + 20
= 64 m1
Cara menghitung
volume untuk lokasi yang sekelilingya telah terbangun:
V =
(P + L) X 2
= ( 20 + 8 ) X 2
=
(28) X 2
=
56 m1
c.
Galian tanah pondasi
Pondasi berukuran tapak 80 cm lebar atas 30 cm dan tinggi 35 cm dan
panjang 48 cm , cara menghitung volume pondasi bangunan adalah sebagai berikut
:
(a
+ b ) x h
V A = ---------------------- X p
2
( 0,80 + 0, 30 m ) x 0,75
m
= ---------------------------- X
48
2
= 32, 4
m3
Pondasi pagar berukuran lebar tapak 70 cm , lebar atas 30 cm , tinggi 60
cm dan panjang 38,5 cm .
(a+b ) x h
VB = ------------------------x p
2
(0,70 + 0,30 ) + 0,60
=
-------------------------------- x 38,5
2
= 21 , 56 m3
Jumlah total galian tanah pondasi
Vt = VA + VB
= 32, 4 m3 x 21,56 m3
= 53,96 m3
Keterangan :
Vt = volume tanah galian total
VA = volume pondasi bangunan
VB = volume pondasi pagar
a = lebar galian ponadasi bagian
bawah
b = lebar galian pondasi bagian
atas
h = tinggi galian pondasi
p = panjang galian pondasi
No comments:
Post a Comment