Thursday, September 21, 2017

SEPUTAR PERENCANAAN




Proses membangun sebuah bangunan rumah menggunakan langkah - langkah yang sudah ditentukan, misalnya pekerjaan perencanaan , pekerjaan pelelangan dan pekerjaan pelaksanaan pembangunan . Untuk pekerjaan perencanaan dilakukan pada awal sebelum membngun rumah . dengan perencanaan maka sebuah rumah akan dapat diselesaikan pengerjaannya tanpa adanya hambatan dikemudian hari.
 Ketika seorang memiliki sebidang tanah berukuran pajang , lebar atau luas tertentu untuk dibuat rumah tinggal , yang dipikirkan selanjutnya adalah jumlah kamar , letak tata ruang ,dan sebagainya.
untuk mewujudkan keinginan tersebut , seseorang akan membuat gambar rencana . gambar rencana tersebut mutlak diperlukan karena berkaitan dengan persyaratan adninistrasi dalam pengurusan IMB.
setelah selesai dengan perencanaan kegiata selanjutnya adalah pekerjaan pelelangan , Namun pekerjaan ini tidak harus dilakukan , terlebih untuk rumah yang dibangun sendiri  yang tidak diborongkan ke pihak lain . apabila rumah dibangun sendiri , proses selanjutnyaadalh pelaksanaan pembangunan.
  Mimpi seseorang jika ingin mewujudkan bentuk dan ukuran rumah yang direalisasikan dalam perencanaan . sebagai langkah awal dari perwujudan mimpi yang digoreskan di atas kertas menjadi gambar perencanaan merupakan dokumen penting yang akan menjadi pedoman perizinan  , pelaksanaan pekerjaan , atau dasar dari kontak kerja bila diborongkan . berikut langkah-langkah perencanaan tersebut :




A. perencanaan yang berkaitan dengan tanah 






  
  Pekerjaan yang diperlukan berkaitan dengan tanah pada tahap perencanaan adalah pengukuran , penentuan kontur tanah (tinggi rendahnya), dan pengujian kekuatan tanah . semua pekerjaan yang berkaitan dengan tanah memegang peranan penting . ini disebabkan sebuah bangunan rumah akan didirikan pada tanah tersebut. Apabila pengukuran , misalnya tidak dilakukan maka bangunan akan tidak sesuai keinginan , selain itu tanah yang tidak diuju kekuatannya akan sulit ditentukan jenis pondasi yang akan digunakan .
  Pengukuran dilakukan untuk menentukan luas lahan yang ada , panjang dan lebar lahan harus diukur dengan cermat , sementara kontur tanah perlu diperhatikan.dengan mengetahui kontur tanah maka akan dapat di tentukan apakah harus dilakukan perataan lahan atau tidak , untuk lahan yang sudah rata , penentuan kontur tidak perlu lagi dilakukan. 
 kegiatan lain yang menyangkut perencanaan tanah adalah pengujian kekuatan tanah. pengujian ini memang harus dilakukan bila tanah tersebut akan dilakukan oleh ahli tanah . biasanya pengujian dilakukan dengan alat berupa sondir atau boring . kedua alat ini berupa bor tanah . pengujian tanah yang tidak dalam dapat menggunakan sondir sedangkan tanah yang dalam menggunakan boring.










B. Perencanaan yang berkaitan dengan gambar

    Satu hal yang sangat penting dalam perencanaan membangun rumah adalah tersedia gambar . untuk perencanaan , gambar-gambar yang mutlak diperlukan minimal berupa gambar tampak depan , dengan kata lain meniru model rumah orang lain. Atau gambar potongan serta gambar denah dan lokasi tanah . gambar – gambar tersebut diperlukan dalam pengurusan IMB (izin mendirikan bangunan).selain gambar tersebut , diperlukan gambar detail , gambar konstruksi ,gambar instalasi listrik ,gambar sanitari dan gambar pipa air.





C. Perencanaan yang berkaitan dengan RAB


Dalam ilmu teknik bangunan , biasanya penghitungan kebutuhan bahan bangunan menggunakan analisis pekerjaan yang terdiri dari kebutuhan bahan bangunan dan upah pekerjaan (tukang dan kernet) . setelah diperoleh harga satuan pekerjaan , disusunlah RAB (rencana anggaran biaya) atau RAP (rencana anggaran pelaksanaan ). 







FUNGSI RAB DALAM PENJADWALAN WAKTU
Satu hal yang penting juga sangat berperan dalan perencanaan pembangunan rumah adalah pembuatan time schedule atau penjadwalan waktu pekerjaan , penjadwalan ini dibuat dalam bentuk table pekerjaan dengan waktu yang diharapkan agar jenis pekerjaan tersebut selesai dilaksanakan . dengan adanya penjadwalan pekerjaan diharapkan pembangunan rumah akan terselesaikan tepat waktu . penjadwalan ini sangat penting karena erat kaitannya dengan pembiayaan , semakin lama penyelesaiaan suatu pekerjaan maka akan semakin maha biaya penyelesaian suatu rumah tersebut.
 Memang penetapan waktu penyelesaian pekerjaan tidak dilakukan sembarangan , tetapi perlu perhitungan yang cermat dan matang . jumlah waktu yang diperoleh dari nilai bobot masing-masing pekerjaan . sementara bobot dari masing-masing pekerjaan diperoleh dari perkalan antara volume pekerjaan dengan harga dibagi dengan jumlah total biaya , lalu dikalikan 100%.
 System penjadwalan waktu yang paling mudah adalah menggunakan “kurva S”.  kurva S merupakan salah satu bentuk dari rencana kerja yang dibentuk oleh garis yang menghubungkan titik – titik gambar sehingga berbentuk huruf ‘S’ . namun sekarang telah banyak progam yang digunakan untuk progam time schedule. Bobot dari masing-masing biaya juga bisa digunakan untuk menghitung cash flow mingguan  

No comments:

Post a Comment